garuda_pancasila_by_daruism-d37dobs

PEMBUMIAN PANCASILA (REFLEKSI KELAHIRAN PANCASILA)


Ketuhanan yang Maha Esa

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Persatuan Indonesia

Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

Begitulah bunyi idiologi bangsa Indonesia, nampaknya idiologi bangsa ini perlu dilakukan yang namanya penyegaran dalam pemahaman dan aktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk menangkal berbagai macam ancaman ekstremisme.

 

Dengan menguatkan nilai-nilai ketuhanan yang berkebudayaan, kebangsaan yang yang berperikemanusiaan, serta demokrasi permusyawaratan yang berorientasi pada keadilan sosial.

 

Perlu kiranya kita mengaktifkan kata benda abstrak yang ada pada pancasila menjadi kata kerja aktif, seperti yang telah di kutip oleh Kuntowijoyo dari pendapat koleganya yang bernama Damardjati Supadjar dari UGM. Yakni, bukan saja Ketuhanan yang Maha Esa, tapi “mengesakan Tuhan”. Bukan hanya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, tapi “membangun kemanusiaan yan adil dan beradab”. Bukan saja Persatuan Indonesia, tapi “mempersatukan Indonesia”. Bukan saja Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, tapi “melaksanakan kerakyatan”. Bukan saja Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, tapi “mengusahakan kedilan”.

 

Hal ini perlu, karena pancasila akan akan menjadi operasional dalam kehidupan dan ketatanegaraan, sehingga memiliki makna lagi bagi kehidupan kemanusiaan dalam konteks Negara-bangsa Indonesia.

 

Selamat hari lahir pancasila.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s