KEMERDEKAAN ADALAH KEHARUSAN


“Manusia tidak akan bisa merasakan mimpi jika mimpi itu belum menjadi nyata”

Datangnya sebuah nilai keikhlasan tidak akan pernah ada dalam diri manusia apabila dalam setiap tindak dan tanduknya tidak merdeka. Merdeka merupakan sebuah tindakan yang dilakukan dengan tanpa adanya paksaan, artinya setiap tindakan yang dilakukan manusia tidak adanya sebuah unsur paksaan (kemauan yang murni) sehingga apa yang telah dilakukan oleh manusia tersebut dilakukan dengan penuh rasa keikhlasan.

Setiap perbuatan manusia (baik-buruk) akan dipertanggungjawabkan secara individu dan komunal. Manusia tidak akan melakukan sesuatu, melaikan hanya menerima akibat apa yang telah ditimbulkan dari setiap perbuatannya ketika masih hidup di dunia. Manusia dilahikan ke dunia ini secara individu, kemudian hidup ditengah alam dan masyarakat sesamanya, dan menjadi individu kembali.

Kemerdekaan merupakan suatu esensi dari nilai kemanusiaan, bukan berarti setiap manusia dapat bertindak semaunya sesuai dengan kemauannya dan dimana saja merdeka melainkan suatu kemerdekaan diciptakan oleh setiap individu untuk kepentingan umum. Kemerdekaan memiliki sebuah batasan-batasan yang dinamakan kenyataan. Adanya batasan-batasan tersebut dikarenakan adanya hukum-hukum pasti yang menguasai seluruh isi jagad.

Dengan adanya hukum tersebut mengakibatkan adanya kepastian hukum dan takdir. Pengakuan akan adanya kepastian hukum merupakan pengakuan terhadap batasan-batasan kemerdekaan.

Setelah tahu akibat adanya hukum tersebut tidak lantas terus manusia berhenti dan tidak melakukan apa-apa, karena adanya penyerahan tanpa adanya ikhtiar sama halnya dengan perbudakan.

Ikhtiar adalah wujud dari kemerdekaan secara individu secara integral dan bebas, sehingga individu tidak merasakan perbudakan kecuali perbudakan akan dirinya sendiri.

Pengakuan takdir akan membawa kepada keseimbangan jiwa jika tidak terlalu berputus asa karena gagal dan tidak membanggakan diri jika mendapatkan kesuksesan. Karena pada dasarnya segala sesuatu tidak dapat diraih dengan sendiri, melainkan secara bersama.

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s